Tuesday, 22 January 2013

Tagged under:

Pengemis Itu, Aku




Pengemis itu, aku Ya Allah 
yang telah lupa dosa-dosanya yang lalu, 
sedangkan catatan aibnya masih terpelihara disisiMu…

Pengemis itu, aku Ya Allah 
senantiasa mengingati kebaikan-kebaikan di masa lampau,
sedangkan dia sendiri tidak tahu, 
bahwa mungkin saja pahala itu tlah menjadi asap olehMu…

Pengemis ini, aku Ya Allah
kecemburuannya pada dunia, 
menyibukkan dia berkejar-kejar meraihnya
hingga lupa bersyukur bahwa Engkau telah titipkan iman dinafasnya

Pengemis ini, aku Ya Allah… 
keangkuhannya pada kampung akhirat, 
membuatnya tiada rindu untuk sejenak melihat dengan memperbanyak taubat

Ya Allah… Pengemis ini, aku ….
yang ternyata lebih faqir dari pengemis manapun
yang di mangkuknya tidak tersisa receh untuk membeli surgaMu




0 komentar:

Post a Comment